klarifikasi prof sarlito dan penolakannya terhadap gmc

Oleh : Kurniawan tri Saputra

MEMANG TIDAK SEMUANYA BISA DIJELASKAN SECARA ILMIAH, NAMUN SEGALA YANG ILMIAH  PASTI BISA DIJELASKAN DENGAN MUDAH

Saat sesuatu itu keluar dari keilmiahan, maka hanya wahyu (agama) yang bisa menjawab…

Saat agama membenarkan berarti benar, dan saat agama menayalahkan berarti salah.

Dan jika agama tidak menerangkan berati itu PALSU

………………………………………………………….

 

Assalamu’alaikum,

 

Dibawah ini adalah hasil pengamatan saya pribadi terhadap kasus Pro dan Kontra program aktivasi otak tengah.

 

GMC (Genius Mind Consultancy, lembaga pelopor adanya program aktivasi otak tengah pertama kali di Indonesia, di websitenya memposting photo Sdr. Donny Dir GMC duduk dengan Prof. Sarlito, seorang psikolog sekaligus guru besar fakultas psikologi UI. Bahkan photo ini diposting di suatu Koran di Jakarta dengan mengabarkan bahwa GMC didukung oleh beberapa Pakar. Pasti setiap orang yang melihat Photo tersebut terkesan bahwa mereka mendapat dukungan dari Prof . Sarlito.

 

Meskipun demikian saya merasa aneh karena di Web tersebut dipostkan pesan Prof. Sarlito sbb:

 

“Setelah mengikuti kuliah Neurologi dr 3 dokter Spesialis Syaraf dan mendengarkan penjelasan umum tentang GMC dari ibu Putri, perkenankan saya mengajukan beberapa hal.

Bukan sbg tokoh antagonis, ttp sbg masukan buat program GmC yg bgmnpun jg sdh terlanjur populer di masy. Harapan sy kita semua bs meningkatkan kualitas pelayanan GMC agar lebih berdaya guna buat masyarakat, ketimbang adu kontroversi yg malah membingungkan masy.

1. Dalam bbrp hal GMC (atau GMI? Maaf sy lupa) sudah benar. Misalnya: menganjurkan ortu utk mengubah cara mendidik anak, lbh bnyk memuji wlp anak salah, tidak memaksa belajar kalau situasi ga kondusif dll; metode training umum utk meningkatkan general condition of mind, misal: relaksasi, motivasi musik dll (dipraktikkan jg di Asia Week, ESQ dn pelatihan2 lain). 2. Bbrp point msh kontroversial, misal: brain gym dn melihat dg mata tertutup. Ini masih dianggap psedo science dn ga jelas hub-nya dg peningkatan inteligensi, shg perlu dipertimbangkan ulang.

3. Yg mutlak keliru adalah konsep AOT. Sy kira ke-3 dokter + dr Kemas sendiri, sama pendapatnya, yaitu yg distimulasi adl keseluruhan otak, bukan hny OT. Sy kira pernytaan dr Taufik sgt baik, yaitu bhw teknologi yg terbaik adl pendidikan. Dan utk mengintervensi minimal 10 hari (brp Rp tuh?), bahkan bisa berth-th, bkn hny 2 hr.

4. Dlm strategi marketing ke depan perlu diperbaiki, misal dg mengubah/hilangkan kata AOT, shg tdk ada kesan “instant” dn pembohongan”.

5. Sy mengapresiasi niat baik GMC utk mendengar masukan dr berbagai pihak dan tdk hanya bersikap membela diri spt yg bnyk terjadi di Indonesia.

Wassalam, Sarlito”

http://www.gmc-geniusmind.com/2010-10-20-16-02-27/19-2010-10-21-04-21-00/148-dikusi-pakar.html

 

Yang mana kalau menurut saya (silahkan baca sendiri) kesimpulannya adalah beliau tidak mendukung bahkan membantah bahwa cara-cara GMC adalah cara ilmiah terutama poin 2 dan 3 diatas.

 

Akan tetapi anehnya kesimpulan yang diberikan oleh tim GMC adalah sbb:

Dari acara “Diskusi Pakar” tersebut, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1.      Program pelatihan brain stimulation yang dilakukan oleh PT. GMC INDONESIA saat ini sudah sesuai dengan  pendekatan ilmiah dan proses pembelajaran untuk anak-anak. Hanya saja, belum tersosialisasikan kepada masyarakat dengan baik.

2.      PT. GMC INDONESIA secara resmi berada di bawah bimbingan dan pembinaan Pusat Intelegensia Kementerian Kesehatan.

3.      Perubahaan penamaan “Aktivasi Otak tengah” menjadi “Brain Stimulation / Stimulasi otak” karena pada dasarnya pelatihan yg dilakukan oleh PT. GMC INDONESIA adalah men-stimulasi seluruh bagian otak (whole brain),  BUKAN hanya Otak Tengah saja.

4.      Hasil Diskusi Pakar ini membuka ruang bagi semua pihak yang terkait untuk melakukan penelitian lebih lanjut sehingga hasil pelatihan Brain Stimulation yang dilakukan PT. GMC INDONESIA dapat bermanfaat lebih bagi seluruh anak bangsa Indonesia.

Selesai…

 

Disisi lain saya mendapatkan Email dari Sdr. Virkill penulis buku “MEMBONGKAR KEBOHONGAN AKTIVASI OTAK TENGAH” yang kata Sdr Virkill: termasuk pakar yang mendukung penerbitan bukunya adalah Prof. Sarlito.

 

Ahirnya saya mencoba mengkonfirmasi lewat FB Prof. Sarlito

 

Inilah isi surat saya:

 

saya:

Hello Sir,

 

I’m Kurniawan from Lamongan.

 

I’m truly confused about the controversy of AOT (midbrain activation). The claim from GMC tells that you are one of the expert who supports GMC program. On the other hand, many people say that you actually oppose that GMC theory.. Even Virkill says that you are the expert who supports Virkill’s book “MEMBONGKAR KEBOHONGAN AKTIVASI OTAK TENGAH”

 

So, which one is the correct Sir?

thank you for your attention.

 

Terjemahan:

 

Hello Pak,

 

Saya Kurniwan dari Lamongan.

 

Saya benar-benar bingung tentang kontroversi AOT (aktivasi otak tengah). Klaim dari GMC menyebutkan bahwa anda adalah salah satu pakar yang mendukung program GMC. Disisi lain banyak orang yang mengatakan bahwa anda menentang program tersebut. Bahkan saudara Virkill menyatakan bahwa anda adalah  pakar yang mendukung buku karya Virkill “Membongkar Aktivasi Otak Tengah”

 

Jadi yang manakah yang benar ?

Trimakasih atas perhatiannya.

 

Prof Sarlito menjawab:

Bahasa Indonesia saja, biar yg lain juga bisa ikutan.

Pada tanggal 20 Januari saya diundang oleh GMC untuk mengahdiri seminar tentang AOT di Hotel Sahid, sebagai hadirin biasa (bukan pembawa makalah). Saya bersedia, karena ingin mendengar sendiri bagaimana argumentasi mereka. Pembicara yang diundang adalah para dokter spesialis syaraf, dan yang hadir beberapa dokter, psikolog (termasuk saya), pendidik dan pemerhati.

 

Ternyata ketiga dokter pemrasaran dan Kepala Pusat Pengembangan Inteligensia Depkes, tidak membenarkan peran otak tengah sebagai pusat pengembangan kecerdasan, apalagi kepribadian. Salah seorang pemrasaran (dr. Taufik) bahkan menyatakan bahwa teknologi yang tercanggih untuk tingkatkan kecerdasan adalah pendidikan. Kalaupun mau intervensi harus terhadap fungsi otak secara keseluruhan bukan hanya melalui AOT.

Tengah hari, saya pulang duluan karena ada rapat lain, tetapi saya sempat sms ke sdr. Donny, Direktur GMC, tentang kesimpulan saya dan pesan saya itupun (katanya) dibacakan pada forum. Isinya tetap menentang AOT, walaupun di sisi lain ada teknik-teknik pelatihan standar yang sudah benar (digunakan juga oleh hampir setiap pelatihan lain).

 

Tetapi yang saya sesalkan adalah bahwa di Koran TEMPO (Sabtu, 29 Jan) ditampilkan gambar saya sedang ngobrol dengan sdr, Donny (saya memang didudukkan semeja dengan Dir GMC, sebagai tamuVIP) sebagai ilustrasi dari berita tentang GMC yang seakan-akan sudah ilmiah. Dalam text tidak ada sama sekali disebut nama saya, apalagi mengaitkan nama saya dengan GMC/AOT, tetapi foto saya bersama Donny di situ pasti disengaja untuk menimbulkan asosiasi tertentu pada pebacanya.

Saya sudah kirim surat pembaca ke Koran TEMPO, tetapi biasanya efeknya gak besar. Jadi ya sudahlah, mudah-mudahan surat face book ini bisa membantu mengurangi citra negatif pada diri saya yg ditimbulkan oleh akal-akalan pihak GMC.

 

 

Saya:

Trimakasih pak.

Apakah saya boleh menyebarkan informasi ini lewat internet?

 

Prof. Sarlito:

Silahkan.

 

Demikianlah surat yang langsung saya dapatkan dari Prof. Sarlito lewat FB untuk dijadikan salah satu bukti memahami kontroversi ini lebih lanjut.

 

Berikut adalah beberapa links yang bisa dijadikan rujukan tentang masalah MEMBONGKAR AKTIVASI OTAK TENGAH.

 

1. Berisi informasi yang sangat lengkap yang dihimpun dari kaskuser dipelopori oleh saudara Virkill pernulis buku MEMBONGKAR AKTIVASI OTAK TENGAH.

 

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4804278

 

 

2. Analisa-analisa kritis dari kumpulan observer

 

https://pembodohanotak.wordpress.com/2010/07/26/menggugat-gmc-genius-mind-consultancy-indonesia/

 

3. Group di FB yang dibentuk oleh orang tua yang merasa terbohongi oleh program tersebut.

 

http://www.facebook.com/topic.php?topic=136&post=469&uid=136540899711671#!/pages/Menggugat-GMC-Genius-Mind-Consultancy-Indonesia/136540899711671?v=info

 

4. Saatnya anda berfikir kritis dalam menanggapi fenomena-fenomena yang berbau mistis dengan mengikuti forum  dibawah ini:

 

http://www.facebook.com/pages/IRiS-Indonesian-Rationalist-Society/169263306314

 

Saya menulis ini berharap bagi yang merasa pro dan kontra benar-benar memahami permasalahan ini secara obyektif dan saya tidak mempunyai niatan apapun dibalik penyebarluasan informasi ini.

 

Semoga Alloh SWT melindungi kita serta selalu memberikan hidayah kepada kita ke jalan yang benar.

 

Amin.

 

 

FB:

kurniawantrisaputra@yahoo.com

 

Benarkah mereka bisa membaca dengan mata tertutup?
Iklan

6 Tanggapan

  1. saya alumni gelmbng 1 lamongan pd 5-6 maret d hotel tanjung kodok resort. manfaat yg sy dptkn betl2 di luar dugaan. sy tdk th itu ilmiah apa tdk. yg kami rasakan adlh esensi dr pelathan itu. kadang byk sekali hal2 yg tdk ilmiah akan tetpi bs menjwab persoalan dr masalah yg ada ketimbg yg ilmiah tp tdk memiliki kebenaran mutlak alias kebenaran yg nisbi. skrg benar tp setelah didekati scr akademika ternyata keliru.sp yg bs mengatakan doa pr kiai itu ilmiah scr akademik atau bayi di adzani itu ilmiah secr akademik. lalu apa yg tdk ilmiah hrs kita larang…………skl lg tdk…………..asas manfaat yg hrs kita kedepankan

    • Syaiful, saya sependapat dengan anda, asas manfaat, namun kalau asas manfaat itu diiming2i dengan iklan “melihat dengan mata tertutup” saya rasa kurang tepat.
      Saya masih kurang jelas, anda ini alumni apa? Kalau anda alumni GMC, bahasa anda tidak mencerminkan kalau anda itu anak usia 5-6 tahun yang di klaim oleh GMC sebagai usia emas AOT.
      Satu lagi, ilmiah berarti ada kebenaran mutlak,

    • sy se7 dg Mr. Anthony,,,,Mr, Syaiful nie bkn alumni tp pst org dlm GMC,,mungkin pemegang Franchise GMC atau semacamx lah,,,alumi KADAL-uwarsa

  2. Di Indonesia itu kalau ngga menjual, ngga akan menghasilkan. semuanya menjual dan membodohi bangsa ini yang memang bodoh.

  3. di indonesia emang lg trenz mau jd yg ter….. salah satunya yg terjenius tp gak mau belajar heee… pa bisa

  4. ya terserahlah !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: